Minggu, 01 Januari 2012

Mengatasi Keriting (Brekele) pada Cabai dan Tomat

Cabai Diduga Terserang Virus
  
            Baru – baru ini daerah Batu petani yang kami temui banyak mengeluh dengan  kondisi tanaman budidaya seperti cabe dan tomat tampak kriting dan cebol, untuk daerah Batu dinamakan Brekele. Sangat sulit sekali kalau penanganannya dilakukan setelah terjadi/ terserang penyakit tersebut. Ada beberapa pengetahuan dasar yang kami tahu mengenai jenis penyakit ini. Saat ini  kami memang menaruh perhatian khusus pada jenis penyakit ini dan berusaha kami tangani dengan pestisida sebagai solusi terakhir. Sepertinya petani mulai kualahan dengan penyakit ini dan sangat beresiko gagal panen. Tingkat serangan jenis penyakit ini sedang – tinggi, sepengetahuan kami sangat banyak pada musin kemarau, dan tingkat serangannya sedikit berkurang pada musim penghujan.
        
    Seperti kejadian dalam foto, yang kami temui pada petani di daerah Batu. Tampak tanaman tomat dan cabe mengalami pertumbuhan tidak semestinya, dari segi fisik daun tumbuh kriting, kecil, berwarna agak kuning dan mampat (cebol). Kami terjun langsung yang dibantu petani untuk berusaha membantu mengatasi  permasalahan ini. Dugaan kami tanaman tersebut terkena VIRUS, karena secara fisik sesuai dengan tanda – tanda tanaman terserang VIRUS.  Berikut Tanda – tanda tanaman terserang virus yang kami pelajari dari berbagai sumber:
1.      Kemunduran Pertumbuhan -> Dilihat dari segi ekonomi maksudnya penyakit tersebut dapat mengurangi angka hasil (yield) atau bahkan akan mengakibatkan gagal panen. Karena tanaman mengalami penurunan daya hidup (cebol), hal ini terkait dan sebab bertambahnya kerentanan dan kepekaan terhadap penyakit sekunder.
2.      Deviasi Warna -> Yang paling nyata dan lebih banyak diketahui adalah perubahan warna, terutama pada daun.  Karena tanaman mengalami klorosis akibatnya klorofil kurang dihasilkan.
3.      Kekurangan Air -> Kekurangan air karena transpirasi yang berkelebihan atau suplai air yang terganggu, dapat menyebabkan kelayuan atau yang lebih serius jaringan tanaman akan menjadi kering dan akhirnya akan mati.
4.      Nekrosis -> Kematian sel dengan cepat disebut nekrosis dan biasanya disertai dengan penghitaman atau pencoklatan.
5.      Malformasi-> Virus dapat menjadi penyebab terjadinya cacat pada tanaman atau organ tanaman, hal ini disebabkan karena perkembangan yang tidak seimbang.

Tanaman Tomat yang Diduga Terserang Virus
ari tanda – tanda diatas maka kasus kriting pada tomat dan cabe seperti dalam foto dugaan kami disebabkan karena virus. Sepengetahuan kami sampai saat ini belum ada obat untuk mengatasi virus. Sehingga kalau penanganannya setelah terjadi serangan  akan sangat terlambat. Virus masuk pada tanaman melalui vector (perantara), pengamatan kami dilapang kami menemukan 2 jenis hama pada tanaman tersebut, yaitu thrip dan kutu kebul (Bemisia). Thrip  biasanya berada di pucuk daun atau bunga dengan badan kecil agak lonjong dan warna hitam  sedangkan kutu kebul (Bemisia) seperti kaper berwarna putih yang berada dibagian bawah daun dan biasanya meninggalkan sarang seperti  kapas, kalau kita goyang tanamannya biasanya akan berterbangan. Dua jenis hama tersebut bisa menjadi vector masuknya virus ketanaman, jadi untuk mengatasi virus tersebut dengan  cara preventif (pencegahan) dengan memberantas vectornya.
Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana menberantas hama thrip dan kutu kebul (Bemisia)? Menurut pengakuan petani, hama kutu kebul (Bemisia) yang paling sulit dibasmi, sepertinya  sangat sulit menemukan pestisida yang cocok untuk kutu kebul.  Dari beberapa literatur dan pengalaman pestisida yang ampuh untuk menganggulangi serangan hama ini dengan penyemprotan dengan bahan aktif Tiametoxam dan Bifentrin bisa juga dicampur dengan pestisida golongan piretroid.
Kutu Kebul (Bemisia)
Penanggulangan :
-          Mekanis
Pungut dan musnahkan kutu kebul (Bemisia) yang tampak
-          Kimiawi
Untuk mencegah resistensi penyemprotan dengan kimia digunakan pada saat hama diambang batas ekonomi. Pestisida kimia bisa menggunakan Actara yang berbahan aktif tiametoxam, Taldin 33EC yang berbahan aktif Bifentrin dan Abamektin yang bekerja dual fungsi yaitu kontak dan sistemik. Untuk mencegah dari resistensi bahan aktif bisa diselang dengan Marshal 200EC atau pestisida lain.
-          Budidaya
Pada serangan ringan, yellow trap efektif. Lantaran yang paling banyak tempat tinggalnya (inangnya) pada tanaman buncis dan terong maka harus tetap waspada jika disamping tanaman kita terdapat tanaman tersebut. Menanam jagung yang merupakan inang pemangsa alami kutu kebul ditepi hamparan bisa menjadi pilihan.
 Akhirnya dengan mengetahui terlebih dahulu serangan dan ciri-cirinya maka kita dapat mengantisipasinya sebelum menular kesemua tanaman kita. Kita pasti sepakat bahwa produktifitas yang tinggi akan menjadi tujuan utama kita, dengan cara melindungi tanaman kita dari hama penyakit tanaman. Semoga bermanfaat …






12 komentar:

  1. saya sedang mengembangkan pertanian organik metode hydroponik tapi mengalami kendala karena tanaman cabai yang ditanam jauh dari daerah pertanian terkena virus keriting kecoklatan dan akhirnya kering, mohon bantuannya untuk mengatasi kasus ini. terimakasih.
    www.elsuny.com

    http://tvin.me/situs-SMS-gratis

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pangl mas atau mbk y?? mksh y sdah mampir...
      sebetulnya sulit mengambil kesimpulan apakah tanamn tersebut terserang virus atau faktor lain (dari kasus diatas). tanda-tanda terserang vrus sedikit sdah saya tuliskan diatas. tinggal diindentifikasi dilapang. kalau memang tanda virus seperti kasus saya yang saya bahas di artikel. ada beberapa saran ( tapi maaf bukan saya menggurui):
      1. virus ditilarkan oleh vektor (pembawa biasanya serangga). cb deh di liyat di balik daun ada kutu kebulnya g? sebagian besar virus gemini dia biang keroknya. dan inangnya (rumah vektor) paling banyak ditemui pada tanaman terong2an, tomatdll. jadi untuk waspada tanaman agak jauh dari tanaman inang.
      2. Prinsip pengobatan pertanian adalah pengendalian seblum terserang. jadi pentingnya pengendalian sebelum terserang.
      3. untuk membunuh vektor kutu kebul anda bisa pake insektisida dengan bahan aktif (tiametoksam dan bifentrin)
      4. identifikasi lapang sangat dibutuhkan apakah terserang thrip, aphid dll,tapi pastikan dulu apakah kasus anda tadi bebar dari virus atau kurang unsur.


      nb: itu saran saya. moga2 bisa membantu.

      Hapus
  2. kang, saya tinggal di sumut daerah berastagi yang termasuk dataran tinggi, saya seorang petani cabe tapi hasilnya selalu kurang memuaskan, itu semua dikarenakan tanaman cabe saya daunnya selalu kuning,taolong kasih tahu ya solusinya.trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo kang abdi... salam kenal... maaf baru dibalas..

      sekedar sharing aja, tanaman daunnya kuning belum tentu terserang virus terutama gemini. coba deh di chek dahulu (itung itung jadi peneliti, red) tanaman tersebut banyak hama kutu kebul atau bemisia (gambarnya yang saya cantumkan diatas)..

      kalau memang ciri dan hasilnya sama seperti yang saya uraikan diatas , kemungkinan besar tanaman kang abdi kena virus...

      untuk tanaman yang kena virus tidak bisa disembuhkan, kita cuma bisa membuag tanaman tersebut ketika masih kecil biar tidak menular ke yang lain...


      pertanyaannya gimana kalau tidak ditemukan ciri terserang virus??????

      nah.. saya sempat menemukan kasus seperti ini, yang kita sharing ke temen yang lebih tahu,,, dan kemungkinan besar tanaman tersebut bisa kekurangan unsur hara boron...

      identifikasi terlebih dahulu y kang abdi...

      mohon maaf... bukanya sok tahu... kalau sahabat sahabat lain punya info bisa kita sharingkan bersama


      salam

      Hapus
  3. kang, saya tinggal di sumut daerah berastagi yang termasuk dataran tinggi, saya seorang petani cabe tapi hasilnya selalu kurang memuaskan, itu semua dikarenakan tanaman cabe saya daunnya selalu kuning,taolong kasih tahu ya solusinya.trims

    BalasHapus
  4. kang abdi sedikit besarnya penyakit kuning daun tersebut karena serangan hama dan cuaca yang kurang mendukung (terlalu panas). coba cek temperatur suhu di daerah tempat budidaya cabai tersebut berapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya kalau namanya daerah brastagi (sumut) sih dingin. Mirip daerah Batu - Malang...

      Hapus
    2. salam kenal kang anonym.... dan kang mansur.....

      siippp kang mansur, terimakasih telah membantu...




      salam

      Hapus
  5. mas saya mau tanya, tanaman cabe saya semprot menggunakan antracol, regent, convidor jadi satu tapi justru daun kuning dan keriting, bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal kang teguh...

      sulit y saya mendeskripsikan tanaman akang, coz gak tahu fotonya...

      tapi coba saya membantu...

      saran saran saya penggunaan pestisida jangan dicampur campur kang. lebih baik satu merk dulu nah baru besuknya merk lain.

      habis disemprot kuning y tanamanya ma kriting....


      dugaan saya tanaman tersebut terjadi toxis atau keracuanan. karena penggunaan dosis pestisida yang tidak mematuhi aturan baku dalam label akan mengakibatkan tanaman menjadi keriting kepanasan..

      dulu saya juga mengalami penggunanan fungisida yang dosisnya kelebihan.. eeh.. besuknya pada keriting,,..

      langkanh saya saya cuci tanaman tersebut... bingungggggnya @#@#$@#$@

      maksudnya saya semprot pake air sumur biasa.. kayak bikin hujan buatan..
      ternyata berhasil ... tanamanya gak keriting lagi besuknya trubus tunasnya normal kembali....


      terimakasih sudah mampir kang..


      salam

      Hapus
  6. SALM KNAL BANG......saya tinggal di batu..dan saya bertani cabai..tanaman cabe saya cebol dan keriting... untuk mengatasi hal tersebut gimana bang....mohon sarannya.....trims....

    BalasHapus
  7. Saya dari malaysia.mohon mas dpt memberi solusi utk keriting n daun kuning pd cabe.menggunakan racun campur adakah menjadi satu kesalahan?

    BalasHapus